Sebelummenulis cerita, tentukan ide pokok terlebih dulu yang akan kamu kembangkan dalam cerita. Paragraf Ide Pokok; 1. Edo berkunjung ke rumah Pak Rudi: 2. Edo segera membantu Pak Rudi membersihkan kandang kelinci: 3. Gerak Kupu-Kupu Kupu-kupu adalah hewan yang lucu. Warnanya indah dan menarik. Banyak orang menyukainya. Dia terbang dan
Menjelangbulan suci Ramadhan, sudah banyak pedagang petasan yang mulai berjualan. Petasan memang menjadi salah satu mainan yang banyak diminati oleh anak-anak untuk dimainkan di malam hari. Ngomong-ngomong soal petasan, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan petasan kupu-kupu yang suka mengejar orang. Beberapa warganet berikut ini adalah korbannya.
Tandapanjang pendek nada lagu kupu kupu yang lucu Lagu anak-anak memiliki beberapa ciri mulai dari irama yang riang atau ceria hingga lirik yang dapat dengan mudah diingat oleh kalangan anak-anak. Pada kesempatan ini, soal memint akita untuk menandai bagian pada syair lagu "Kupu-kupu" yang dinyanyikan dengan ketukan panjang dan pendek.
ContohCerita Fabel Anak : Dongeng Belalang Yang Sombong. Di sebuah perkebunan yang luas dan ditanamai banyak tumbuhan disanalah para sebagian serangga bertempat tinggal diantaranya adalah kupu-kupu, semut, dan belalang. Belalang hewan serangga yang ukurannya besar dibandingkan semut. Selain itu, sang gajah dan singa binatang buas di perkebunan
Ketikasi Ubu sedang asyik menikmati buah-buahan, dia melihat ada seekor kupu-kupu cantik hinggap di seberang pohon. Dia sangat takjub dengan kecantikannya, diam-diam dia menghampiri si kupu-kupu. Dengan tubuhnya yang gendut terlihat sangat lucu ketika dia sedang berjalan, geal, geol, bletak, bletuk geal, geol, bletak, bletuk.
CeritaInspirasi Kehidupan Singkat (Perjuangan Kupu-Kupu) + Video Suatu hari seorang laki-laki menemukan kepompong kupu-kupu. Dia melihat seekor ulat berusaha keluar dari celah kepompong yang kecil. Dia duduk dan mengamati ulat itu selama beberapa jam, saat si ulat berjuang untuk memaksa tubuhnya keluar melalui lubang yang kecil.
Padasuatu hari, Kupu-kupu terbang kesana dan kemari untuk mencari makanan. Bunga-bunga pun bergoyang pada saat Kupu-kupu melewatinya. Ditengah perjalanan ia bertemu dengan Laba-laba dibalik pepohonan. Kupu-kupu pun menghampiri Laba-laba. Ternyata, disana pun ia melihat si Kancil. '' Hai Kupu-kupu?'' sapa Kancil dan Laba-laba.
Inginmembaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Bahasa Inggris Tomorrow, Cerita Lucu Sule: Belalang Kupu kupu, Cerita Lucu Sule: Buburnya Sudah Habis, Cerita Lucu Sule: Burung
DapatkanDiskon 5% untuk pembelian MAINAN EDUKASI BAYI DAN BALITA PIANO MUSIK KUPU-KUPU LEARNING PIANO. Beli Produk Action Figure & Statue Hanya di Blibli. ️ 15 hari retur * Mainan Piano yang dihiasi dengan binatang-binatang lucu yang melakukan fungsi yang berbeda. Dengan mengaturnya ke mode musik, setiap hewan akan melakukan suara yang
Padasuatu hari seorang anak menemukan kepompong. Anak itu menganggap kepompong yang ia temukan lucu sekali, bila disentuh ia akan bergerak-gerak. Sejenak setelah anak itu mengamati kepompong, tampak ujung kepompong itu mulai robek.. ternyata sudah waktunya seekor kupu-kupu keluar dari kepompong itu.
uW6j. Ada banyak sekali dongeng fabel untuk anak-anak yang mengandung pesan moral baik, salah satunya adalah cerita Kupu-Kupu berhati mulia. Kalau belum pernah mendengar kisahnya, langsung simak artikel berikut!Dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia merupakan salah satu cerita fabel yang cocok dibacakan untuk si kecil. Kisahnya tak hanya indah, tapi juga mengandung pesan moral yang bisa diajarkan untuk buah hati perlu khawatir kalau si kecil merasa bosan mendengar dongengnya. Karena ceritanya yang singkat, si kecil bisa langsung memahami kisahnya sebelum sempat tunggu apa lagi? Langsung saja simak cerita dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia yang telah kami siapkan di artikel berikut! Selain membaca kisahnya, dapatkan juga sedikit ulasan seputar unsur intrinsik dan fakta menariknya, ya?Cerita Dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia Alkisah, hiduplah seekor semut yang suka berjalan-jalan di taman pada hari yang cerah. Perasaannya selalu gembira karena bisa menikmati keindahan taman yang penuh bunga dan beraroma sedap. Dengan penuh kebahagiaan, ia selalu menyapa setiap binatang yang hidup di taman tersebut. Namun sore hari ini, ada sesuatu yang berbeda. Ketika tengah berjalan-jalan, ia melihat sebuah kepompong tengah berada di atas pohon. Melihat bentuk kepompong yang aneh dan bernasib sial karena tak bisa berjalan-jalan keliling taman, Semut langsung mengejek sang Kepompong. “Hei, Kepompong! Sial sekali nasibmu! Kamu hanya bisa bergantung di ranting itu. Apa kamu nggak ingin jalan-jalan melihat luasnya dunia? Memangnya kamu tidak takut ranting itu nantinya patah?” cibir Semut dengan sombong. Pada dasarnya, Semut memang memiliki sifat yang angkuh. Ia kerap membanggakan dirinya yang bisa pergi ke mana pun yang ia suka. Apalagi, ketika ia bisa menunjukkan kekuatannya saat mengangkat benda yang beratnya sepuluh kali lebih besar dari tubuhnya. Ia pun merasa kalau ia adalah binatang yang paling hebat. Terjebak di Lumpur Pada suatu pagi, Semut kembali berjalan-jalan mengelilingi taman. Namun, karena semalam baru saja hujan, taman tersebut dipenuhi dengan genangan lumpur di berbagai tempat. Semut yang kurang berhati-hati pun tergelincir dan jatuh ke dalam genangan. Bahkan, ia nyaris tenggelam dan tak bisa diselamatkan. “Tolong!” teriak Semut meminta bantuan hewan terdekat. “Bantu aku! Aku hampir tenggelam! Tolong aku!” Untungnya, saat itu ada seekor kupu-kupu dengan sayap indahnya yang tengah terbang melintas. Hewan bersayap indah itu pun langsung mengambil sebuah ranting yang kurus kemudian menjulurkannya ke arah Semut. “Semut! Peganglah ranting ini erat-erat! Aku akan mengangkatmu dengan bantuan ranting ini!” ucap Kupu-Kupu. Semut pun mengikuti perintah itu dan berpegangan erat pada ranting yang diarahkan padanya. Kemudian, Kupu-Kupu mengangkat ranting itu dan membawanya ke tempat yang jauh lebih aman. Atas bantuan tersebut, Semut berterima kasih kepada Kupu-Kupu. Ia juga memuji sang hewan bersayap indah itu sebagai makhluk Tuhan yang hebat dan bersifat terpuji. Mendengar pujian itu, Kupu-Kupu hanya tersenyum. Kemudian, ia berkata, “Sebenarnya, aku adalah kepompong yang pernah kamu ejek.” Betapa terkejutnya Semut mendengar ucapan itu. Ia pun menyadari segala kesalahan dan kesombongannya. Rupanya, ia membutuhkan bantuan dari sosok yang telah ia hina kemarin. Sejak saat itu, Semut berjanji tak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan lagi. Baca juga Kisah Sawerigading dari Sulawesi Selatan & Ulasan Menariknya, Penyemangat Agar Pantang Menyerah Unsur Intrinsik Cerita Dongeng Kupu-Kupu dan Semut Setelah membaca ringkasan cerita dongeng Kupu-kupu yang Berhati Mulia dan Semut di atas, jangan lupa ketahui juga sedikit ulasan seputar unsur intrinsiknya ya. Berikut adalah ulasannya 1. Tema Gagasan utama dari cerita dongeng Kepompong dan Semut di atas adalah tentang kebaikan hati. Hal tersebut ditunjukkan dari sikap Kupu-Kupu yang tetap tulus menolong Semut meskipun sebelumnya pernah diejek-ejek. 2. Tokoh dan Perwatakan Secara umum, tokoh utama cerita dongeng di atas adalah Semut dan Kupu-Kupu yang berhati mulia. Semut memiliki sifat yang menyebalkan dan sombong. Dalam cerita dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia ini, Semut sering mengejeknya saat masih menjadi Kepompong. Di sisi lain, Kupu-Kupu memiliki sifat baik hati dan tulus membantu hewan lain. Bahkan meskipun hewan tersebut adalah Semut yang pernah mengejeknya ketika masih berwujud Kepompong. 3. Latar Hanya ada satu latar lokasi yang disebutkan dalam cerita dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia di atas, yakni sebuah taman. Di dalam taman tersebut dipenuhi oleh serangga kecil. 4. Alur Alur yang digunakan dalam cerita Kupu Kupu Berhati Mulia ini adalah maju atau progresif. Kisahnya dimulai dari seekor Semut yang sombong dan suka menjelek-jelekkan hewan lain, salah satunya adalah Kepompong. Konflik mulai terjadi ketika suatu hari ketika ia tengah berjalan-jalan di taman dan kakinya terjebak lumpur. Untungnya setelah ia berteriak minta tolong, ada Kupu-Kupu yang bersedia menolongnya. Siapa sangka kalau rupanya serangga yang telah menolong Semut itu adalah Kepompong yang sebelumnya diejeknya. 5. Pesan Moral Amanat atau pesan moral yang bisa didapatkan dari cerita dongeng pendek Kupu-Kupu berhati mulia ini adalah saling membantulah dengan keikhlasan, bahkan jika orang tersebut pernah melakukan kejahatan padamu sekalipun. Sama seperti Kupu-Kupu yang dengan ikhlas membantu Semut meskipun serangga kecil itu pernah menyakiti perasaannya. Selain itu, jangan pernah menyakiti hati orang lain. Karena bisa saja suatu saat nanti kamu membutuhkan orang yang telah kamu sakiti itu. Tidakkah itu nantinya hanya akan membuatmu malu? Kurang lebih mungkin begitulah yang dirasakan oleh Semut yang pernah mengejek Kepompong, tapi kemudian membutuhkan bantuan Kupu-Kupu. Selain unsur intrinsik, ada juga unsur ekstrinsik yang terdapat pada dongeng ini. Yakni nilai-nilai dari luar dongeng yang melengkapi kisahnya, seperti nilai sosial, moral, dan budaya. Baca juga Kisah Dongeng Anak Gembala dan Serigala Beserta Ulasan Menariknya, Pelajaran Agar Tak Sering Berbohong Fakta Menarik tentang Cerita Dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia Kalau sudah mengetahui kisah dan sedikit ulasan tentang unsur intrinsiknya, jangan lupa ketahui fakta menariknya. Berikut adalah ulasannya. 1. Banyak Diadaptasi Menjadi Animasi Seperti dongeng yang menarik dan mengandung pesan moral baik lainnya, cerita Kupu-kupu Berhati Mulia ini diadaptasi menjadi beberapa tayangan animasi. Apalagi, kisahnya cukup singkat dan mudah dipahami, sehingga pengerjaan animasinya mungkin tak terlalu memakan waktu lama. Kalau buah hati atau keponakanmu lebih suka menikmati pembelajaran melalui visual, tak ada salahnya kamu mengajaknya menonton video animasi kisah ini. Coba saja temukan beberapa tayangan animasinya di YouTube. Baca juga Legenda Watu Maladong dari Nusa Tenggara Timur, Batu Sakti yang Menyuburkan Sumba, Beserta Ulasan Menariknya Cerita Kupu-Kupu Berhati Mulia sebagai Dongeng Sebelum Tidur Jadi bagaimana? Menarik bukan cerita dongeng kupu-kupu berhati mulia di atas? Cocok sekali dibacakan sebagai dongeng sebelum tidur untuk buah hati tersayang, kan? Apalagi kisahnya mengandung pesan moral yang sangat indah. Kalau masih mencari dongeng fabel lain yang tak kalah indah dan mengandung pesan moral yang baik, cek artikel-artikel di kanal Ruang Pena di PosKata. Di sini kamu bisa mendapatkan kisah fabel Si Itik yang buruk rupa, Kancil yang cerdik dan Serigala, serta Gajah yang baik hati. PenulisRizki AdindaRizki Adinda, adalah seorang penulis yang lebih banyak menulis kisah fiksi daripada non fiksi. Seorang lulusan Universitas Diponegoro yang banyak menghabiskan waktunya untuk membaca, menonton film, ngebucin Draco Malfoy, atau mendengarkan Mamamoo. Sebelumnya, perempuan yang mengklaim dirinya sebagai seorang Slytherin garis keras ini pernah bekerja sebagai seorang guru Bahasa Inggris untuk anak berusia dua sampai tujuh tahun dan sangat mencintai dunia anak-anak hingga sekarang. EditorNurul ApriliantiMeski memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, wanita ini tak ragu "nyemplung" di dunia tulis-menulis. Sebelum berkarier sebagai Editor dan Content Writer di Praktis Media, ia pun pernah mengenyam pengalaman di berbagai penjuru dunia maya.
Tersebutlah segerombolan kupu-kupu di sebuah taman kota. Salah satu di antara mereka memiliki sayap berwarna pelangi, Lala namanya. Lala sangatlah cantik, tapi sayangnya memiliki sifat angkuh. Suatu hari diadakanlah pesta, semua kupu-kupu di taman kota berkumpul di balik rumpun mawar. lulu kupu-kupu yang lucusumber “Kenapa semua kupu-kupu mengerubuti dia. Padahal sayapnya biasa saja, kalah jauh jika dibandingkan punyaku,” Lala menatap iri pada Lulu. Lulu adalah kupu-kupu bersayap putih, tidaklah secantik Lala. Tapi Lulu sangatlah lucu dan ramah, pandai sekali membuat kupu-kupu lain tertawa. Semua kupu-kupu suka padanya, kecuali Lala. “Lala, kamu cantik sekali hari ini, sayapmu sungguh berkilauan,” seekor kupu-kupu jantan mendekatinya. “Tentu saja aku cantik, aku kupu-kupu dari ras terbaik. Tidak sepertimu yang terlihat kusam dengan sayap coklatmu,” ujar Lala ketus. “Ah, kamu sombong sekali Lala. Lebih baik aku bermain dengan Lulu saja,” kupu-kupu jantan itu pun pergi. Tak lama kemudian diadakanlah pemilihan kupu-kupu tercantik setaman kota. Lala sangatlah yakin dialah yang akan terpilih. Seekor kupu-kupu tua bersayap ungu naik ke atas mawar tertinggi, seluruh perhatian terpusat padanya. “Dan yang terpilih sebagai kupu-kupu tercantik adalaaaaah…” Hening. “Lulu, kupu-kupu yang lucu,” Semua kupu-kupu bersorak gembira, kecuali Lala. Lebih baik aku tinggal bersama manusia, mereka selalu mengagumi kecantikanku. “Kamu mau ke mana Lala?” tanya Lulu saat melihat Lala yang hendak meninggalkan pesta. “Bukan urusanmu!” Dia menatap lulu dengan penuh kebencian. Lala mendorong Lulu hingga sayap Lulu tersangkut di duri mawar dan robek, Lulu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke bawah, tepat di sebuah sarang laba-laba. +++ sumber; “Bagaimana nasib Lulu selanjutnya, Bu?” tanya Arachi “Tak lama kemudian datang seekor laba-laba yang segera menyuntikkan racun padanya.” “Jadi lulu mati?” Arachi tampak kecewa. “Ya. Tapi semua kupu-kupu di taman bunga selalu mengenangnya sebagai kupu-kupu yang lucu,” ibu mengelus kepala Arachi “Lalu bagaimana nasib Lala?” “Dia meninggalkan taman kota menuju perumahan manusia. Tidak ada seekor kupu-kupu pun yang merasa kehilangan. Lalu seorang manusia menangkapnya dan mengeringkannya. Sampai sekarang kamu masih bisa melihatnya terpajang di salah satu rumah seberang jalan.” “Lalu bagaimana selanjutnya?” “Sudah. Lain kali ibu akan bercerita lagi. Sekarang habiskan makananmu!” Arachi pun menyantap makanannya dengan lahap seekor kupu-kupu putih bersayap robek. Ibu melanjutkan memintal benang untuk memperkokoh rumahnya. I wrote it for FFHore and it’s the first time I wrote a fable. Please don’t blame me for giving you a psycho ending again ffhoreflashfictionkupu-kupu
Kamu suka membaca dongeng? Sudah pernah membaca cerita dongeng bunga matahari yang baik hati dan kupu-kupu? Kalau belum, langsung saja baca ceritanya di artikel ini! Menghabiskan waktu luang bisa dengan berbagai cara, salah satunya adalah membaca dongeng. Salah satu cerita yang menarik dan layak untuk kamu baca adalah kisah Bunga Matahari dan sudah pernah membacanya? Secara singkat, dongeng ini mengisahkan tentang seekor ulat bernama Lili yang tak punya rumah. Tak ada satu pun pohon yang mau menjadi ia pun bertemu dengan bunga Matahari yang dengan ikhlas dan tulus mau menjadi tempat tinggal untuknya. Lantas, bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Kalau penasaran, langsung saja baca cerita Bunga Matahari dan Kupu-Kupu beserta ulasan seputar unsur intrinsik, pesan moral, dan fakta menariknya di artikel ini! Alkisah, pada zaman dahulu kala, ada sebuah hutan yang sangat lebat. Sebab, tanahnya sangatlah subur sehingga banyak tumbuhan yang tumbuh dengan baik dan lebat. Saking lebatnya, hutan ini menghasilkan banyak sekali makanan dari pepohonan berbuah. Tak heran bila hewan-hewan tinggal dengan nyaman di hutan itu. Ada rusa, beruang, harimau, monyet, kelinci, dan lain-lain. Semua penghuni hutan menjalin hubungan yang harmonis. Mereka saling berbagi dan mengerti, sehingga tak ada perselisihan dan hutan pun senantiasa damai serta terbuka untuk pendatang baru. Hingga suatu hari, datanglah seekor ulat kecil bernama Lili ke hutan yang lebat itu. Kedatangannya menjadi buah perbincangan para penghuni hutan lainnya. Di hutan, ulat sangatlah dijauhi. Sebab, ulat dikenal dengan tabiatnya yang jelek, yakin kerap menghabiskan semua daun di pepohonan dalam waktu singkat. Karena itu, kedatangan Lili dianggap sebagai ancaman. Para penghuni hutan lainnya pun menyambutnya dengan tidak enak. Sebagai pendatang baru, ulat kecil ini berusaha membaur dan akrab dengan para penghuni. Sosok pertama yang ia temui adalah pohon apel. “Wahai sang pohon Apel, bolehkah aku tinggal di dahanmu yang rindang ini?” tanya Lili sopan. “Kamu tidak boleh tinggal di dahanku. Nanti daunku habis kau makan. Buahku juga akan membusuk karena kau makan. Sebaiknya, carilah pohon lain yang mau kau tinggali,” jawab pohon Apel ketus. “Aku berjanji hanya akan makan sedikit demi sedikit. Aku mohon, izinkan diriku tinggal di dahanmu,” ujar Lili. “Tetap saja, diriku tidak bisa menerimamu. Pergilah!” bentak pohon Apel. Baca juga Dongeng Cici dan Serigala dan Ulasan Lengkapnya, Kisah Seekor Kelinci Egois dan Teman-Temannya yang Baik Hati Kesulitan Mencari Tempat Tinggal Ia lalu pergi meninggalkan pohon Apel dengan wajah yang sedih dan kecewa. Dirinya tak berani membantang ucapan pohon itu. Lili terus berjalan untuk mencari pohon yang sudi menerimanya. Kemudian, Lili melihat sebuah pohon mangga yang daunya teramat lebat. Meski takut ditolak, ia perlahan-lahang mendekati pohon Mangga. “Wahai pohon Mangga, bolehkah aku singgah di dahanmu yang rindang?” tanya Lili. “Hmmm, tentu saja tidak boleh. Aku pernah mengizinkan seekor ular tinggal di dahanku. Lalu, ia menghabiskan seluruh daunku hingga aku tampak gersang,” jawab pohon Mangga. “Aku tidak seperti itu. Aku janji akan memakan daunmu sedikit demi sedikit,” pinta Lili. “Tidak boleh ya tidak boleh! Pergilah! Carilah pohon lain yang mau menerimamu,” ucap pohon Mangga. “Tolonglah aku. Aku mohon. Aku berjanji membalas kebaikanmu,” pinta Lili dengan wajah memelas. “Tidak! Pergilah!” bentak pohon Mangga. Dengan berat hati, Lili meninggalkan pohon Mangga. Wajahnya sangat sedih. Sudah dua pohon menolaknya. Sekarang, ia bingung mau harus ke mana lagi untuk mencari tempat tinggal. “Siapa bilang para penghuni di sini ramah dan baik hati? Buktinya, mereka menolakku dan menyambutku dengan tidak baik,” ucap Lili dalam hati sambil terus berjalan. Sampai di Padang Rumput Ia terus berjalan tanpa memedulikan sekitarnya. Dirinya teramat sedih meratapi nasibnya yang tak punya tempat tinggal. Tanpa disadari, Lili sudah berjalan cukup jauh hingga keluar dari area hutan itu. Tak berselang lama, ia lalu sampai di sebuah padang rumput yang luas. Di dalamnya terdapat banyak sekali tanaman berbunga. Pemandangan cantik dari bunga-bunga itu tak mampu membuat Lili tersenyum. Di padang rumput itu, tumbuhlah bunga Matahari yang menjulang tinggi. Sedari tadi, ia memandang Lili yang tampak sedih. Kemudian, ia menegur ulat itu. “Hai, Ulat kecil. Siapa namamu? Kenapa kau tampak sedih? Ada apa?” tanya bunga Matahari. Mendengar ucapan tersebut, Lili sempat terkejut. Dengan wajahnya yang masih memelas, ia pun menjawab, “Wahai bunga yang cantik, namaku Lili. Aku bersedih karena tidak punya tempat tinggal.” “Tadi, aku sempat mampir ke hutan yang lebat itu. Ketika aku meminta izin tinggal di beberapa pohon, mereka menolakku. Mereka bilang, ulat terlalu rakus,” ucap Lili. “Hmm, jadi begitu ceritanya. Tak usah bersedih lagi, Kawanku. Aku adalah ratu di taman bunga ini. Kamu bisa memilih mau tinggal di mana,” ucapnya dengan lembut. “Tapi, mereka pasti menolakku,” jawab Lili sedih. “Percayalah padaku, Kawan kecilku. Mereka akan menuruti semua perkataannku,” ucap bunga Matahari menghibur Lili. Lili hanya bisa terdiam. Ia takut bila mengalami penolakan lagi. Karena itu, ia hanya menundukkan kepalanya. Tinggal di Dahan Bunga Matahari “Hmm, tampaknya kamu sudah tak punya kepercayaan diri untuk memilih tempat tinggal, ya. Bagaimana kalau kau tinggal di dahanku saja? Kau bisa memakan daun-dunku,” ucap bunga Matahari sambil tersenyum. “Benarkah? Bolehkah aku tinggal bersamamu?” ucap Lili antusias. “Tentu saja benar. Kau boleh tinggal bersamaku, sampai kapan pun,” ucap bunga Matahari. “Tapi, apakah kau ikhlas?” tanya Lili khawatir. “Tentu saja. Para bunga di sini tidak pernah dihinggapi atau ditinggali oleh hewan apa pun. Sebab, kami tidak berbuah, jarang ada hewan yang mau tinggal. Jadi, kalau kamu mau tinggal denganku, aku akan merasa senang,” ucap bunga Matahari. “Aku juga tak mengapa bila kau ingin makan daun yang banyak. Apalah arti sebuah daun. Ketika daun kami mengering, rusak, atau habis dimakan, mereka akan tumbuh kembali. Teman lebih berharga dari apa pun. Kita sekarang teman, kan?” imbuh bunga itu dengan senyuman manis di wajahnya. Mendengar kalimat itu, wajah Lili sontak berubah menjadi cerah. Ia merasa bahagia mendengar ucapan bunga Matahari yang sangat hangat. “Terima kasih, Bunga Matahari. Aku sangat bahagia karena kini akhirnya aku punya tempat tinggal,” ucap Lili sambil meneteskan air mata karena terharu. Sejak saat itu, mereka selalu bersama. Sepanjang hari, mereka melaluinya dengan suka cinta, bercanda, saling bercerita, dan tertawa. Lili ternyata ulat yang sangat ceria dan lucu. Ia selalu punya cerita-cerita lucu untuk diceritakan pada bunga Matahari. Baca juga Legenda Rangkayo Hitam dan Ulasan Lengkapnya, Kisah Seorang Raja yang Memperjuangkan Kesejahteraan Kerajaan Jambi Berubah Menjadi Kupu-Kupu Pada suatu pagi yang cerah, tiba-tiba saja Lili berpamitan. “Wahai sahabatku, ini adalah hari terakhirku bisa bercanda denganmu,” ucap Lili. Ucapan itu sontak membuat bunga Matahari terkejut. “Engkau hendak pergi ke mana? Apakah kau hendak meninggalkanku?” tanyanya sedih dan ingin menangis. “Aku tidak akan meninggalkanmu, Sahabatku. Mana mungkin aku meninggalkan sahabat yang baik seperti dirimu. Emm, mulai malam ini, aku akan puasa panjang dan mengurung diri,” ucap Lili menjelaskan maksudnya. “Apa maksudmu? Puasa? Mengurung diri?” tanya bunga Matahari masih tidak mengeri. “Nanti kau akan paham, Sahabatku. Saat ini, pinjamkan aku sehelai daunmu untuk membuat rumah supaya aku bisa berpuasa dan tidur panjang,” ucap Lili. “Baiklah, Sahabatku! Apa pun yang terbaik untukmu. Pilihlah daunku mana saja yang engkau suka,” ucap bunga Matahari. Lalu, Lili mulai menjadi kepompong. Sepanjang hari, bunga Matahari mencoba melindung Lilu dari panasnya matahari dan guyuran air hujan. Setelah beberapa hari, daun yang menggulung itu terbuka. Lalu, muncullah makhlk cantik dengan sayap aneka warna. Bunga Matahari pun terkejut. “Siapa kamu? Di mana sahabatku, Lili?” tanyanya kaget. “Tenanglah, Sahabatku. Ini aku Lili. Aku kini telah menjadi kupu-kupu. Dan aku akan tetap menjadi sahabatmu,” ucap Lili. “Benarkah itu dirimu? Sekarang kau punya sayap tuk terbang. Apakah kau akan terbang meninggalkanku?” tanya bunga Matahari cemas. “Tentu saja tidak. Aku akan terbang di sekelilingmu. Aku tak akan pernah meninggalkanmu, Sahabat terbaikku,” ucap Lili. Meski awalnya terkejut, bunga Matahari merasa bahagia bisa bersama lagi dengan Lili. Rupanya, Lili punya kemampuan unik, yaitu bisa berubah menjadi kupu-kupu cantik. Sejak hari itu, Lili selalu terbang mengitari bunga Matahari dan bunga lainnya. “Kini saatnya aku untuk membalas kebaikanmu sahabatku,” ucap Lili. “Aku akan membantu penyerbukanmu dan bunga-bunga di taman ini. Sehingga, jumlah kalian akan semakin banyak,” imbuhnya. Sesuai perkataanya, Lili setiap hari membantu penyerbukan bunga-bunga. Padang rumput itu pun semakin indah dan lebat berkat Lili. Unsur Intrinsik Setelah membaca cerita Bunga Matahari dan Kupu-Kupu di atas, kini saatnya mengulik unsur intrinsiknya. Mulai dari tema hingga pesan moral, berikut ulasan singkatnya; 1. Tema Tema atau inti cerita dari dongeng ini adalah tentang persahabatan antara bunga Matahari dengan ulat yang akan berubah menjadi kupu-kupu. Dongeng ini juga mengisahkan tentang seekor ulat yang kehadiranya tidak diterima oleh beberapa pepohonan di sebuah hutan lebat. 2. Tokoh dan Perwatakan Ada dua tokoh utama dalam cerita ini, yaitu Lili dan bunga Matahari. Bagaimana watak Lili si ulat dalam dongeng kisah bunga dan kup-kupu ini? Lili merupakan seekor ulat kecil yang malang. Para tanaman menganggapnya rakus sehingga tidak ada yang mau menjadi tempat tinggalnya. Penyelamat Lili adalah bunga Matahari. Ia digambarkan sebagai seorang ratu alias pemimpin sebuah padang bunga. Sifat bunga Matahari baik hati dan suka menolong. Bahkan, ia rela bila daunnya dimakan habis oleh si ulat kecil. Selain tokoh utama, dongeng ini juga memiliki tokoh pendukung yang turut mewarnai kisahnya. Mereka adalah pohon Apel dan pohon Mangga. Keduanya memiliki sifat dan karakter yang sama, yaitu jahat karena tidak mau menolong Lili. 3. Latar Cerita bunga Matahari dan Kupu-Kupu ini menggunakan dua latar tempat, yaitu di hutan belantara dan padang rumput yang berbunga. Untuk latar waktunya, cerita ini terjadi di pagi dan siang hari. 4. Alur Cerita Bunga Matahari dan Kupu-Kupu Alur cerita dari dongeng tentang persahabatan ini adalah maju. Cerita berawal dari seekor ulat bernama Lili yang memasuki hutan belantara untuk mencari tempat tinggal. Sayangnya, para penghuni hutan itu tak menyukai kedatangan Lili. Sebab, mereka beranggapan ulat itu sangatlah rakus dan kerap menghabiskan dedaunan sebuah pohon. Meski mendapat sambutan tidak enak, Lili tetap mencoba berbaur dengan para penghuni. Ia lalu mendatangi pohon Apel. Dengan sopan ia meminta izin untuk tinggal di dahannya. Namun, pohon Apel menolak begitu saja. Lalu, ia mendekati pohon Mangga dan minta izin untuk tinggal di dahannya. Tapi, sama dengan pohon Apel, pohon Mangga juga tak memberi izin. Dengan wajah yang sedih, ia lalu berjalan pelan-pelan tanpa arah dan tujuan. Tanpa disadarinya, ia telah keluar dari hutan belantara dan masuk ke padang rumput penuh bunga. Bunga Matahari yang merupakan ratu di padang rumput itu menyapa Lili dan memintanya tuk tinggal di dahannya. Dengan senang hati Lili menerima tawaran tersebut. Setelah sekian lama bersahabat, Lili izin untuk menjadi kepompong. Bunga yang baik itu senantiasa menjaga kepompong Lili dari panasnya matahari dan derasnya hujan. Setelah beberapa hari, Lili lalu berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik. 5. Pesan Moral Apa saja pesan moral yang bisa kamu petik dari cerita bunga Matahari dan Kupu-Kupu ini? Tentu saja ada beberapa amanat. Salah satunya adalah sesama makhluk hidup harus saling tolong menolong. Jangan seperti pohon Apel dan pohon Mangga yang enggan menolong si Lili. Padahal, Lili hanyalah seekor ulat kecil yang makannya tak begitu banyak. Pesan berikutnya, jadilah sahabat yang baik seperti bunga Matahari. Ia terus melindungi sahabatnya dari panasnya matahari dan derasnya hujan saat menjadi kepompong. Pesan terakhir, jadilah orang setia seperti Lili. Bahkan, setelah berubah menjadi kupu-kupu dan bisa terbang ke mana pun ia mau, Lili tetap singgah di samping bunga Matahari. Ia tak akan semudah itu meninggalkan sahabatnya. Selain unsur instrinsik, cerita dongeng ini juga memiliki unsur ekstrinsik. Di antara unsur ekstrinsiknya adalah nilai ketuhanan, sosial, budaya, dan moral dari lingkungan di sekitar. Baca juga Cerita Rakyat Tambun Bungai dari Dayak, Kalimantan Tengah & Ulasan Menariknya, Kisah Kelahiran Pahlawan Pemberani Fakta Menarik Nah, sebelum mengakhiri artikel ini, ada baiknya kamu membaca dulu fakta-fakta menarik dari cerita Bunga Matahari dan Kupu-Kupu. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya; 1. Ada Versi Lain Cerita persahabatan antara Bunga Matahari dan Kupu-Kupu ini memiliki versi lain yang tak kalah menarik. Versi lainnya mengisahkan tentang setangkai tanaman bunga matahari yang tumbuh di perkebunan jagung milik seorang petani. Saat bunganya belum mekar, petani itu mengira tanaman itu adalah hama yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman jagungnya. Namun, petani itu tak sanggup mencabut tanaman yang ia anggap hama tersebut. Sebab, akarnya sangatlah kuat. Lalu, bunga Matahari yang masih kuncup itu menangis tersedu-sedu. Seekor kupu-kupu yang mendengarnya menangis pun menghampirinya. Bunga Matahari itu lalu bertanya pada Kupu-Kupu, kenapa orang-orang membencinya. Apa yang salah darinya. Dengan sabar dan bijak, Kupu-Kupu menjelaskan bahwa para petani itu beranggapan bila ia adalah tanaman hama. Karenanya, mereka ingin mencabutnya. Lalu, Kupu-Kupu juga berkata bahwa kelak saat bunga Matahari sudah mekar, para petani akan menyayanginya. Sepanjang hari, Kupu-Kupu menemani bunga Matahari. Mereka saling bercanda dan tertawa. Setelah beberapa hari, bunga Matahari mulai mekar sempurna. Kupu-Kupu pun berkata, “Lihatlah betapa cantiknya dirimu kini.” Setelah menyadari bahwa tanaman yang ia kira hama ternyata bunga Matahari, petani pemilik kebun itu pun membuat kebun khusus untuk menanam bunga. Bunga Matahari lalu tumbuh dengan baik dan semakin bertambah banyak karena Kupu-Kupu membantu penyerbukannya. Baca juga Cerita Rakyat Si Anak Emas Radin Jambat dari Lampung Beserta Ulasan Menariknya, Kisah Sang Pangeran yang Mencari Jodoh Bagikan Cerita Bunga Matahari dan Kupu-Kupu di Atas ke Teman-Temanmu Demikianlah artikel yang mengulik tentang cerita dongeng Bunga Matahari dan Kupu-Kupu beserta ulasan lengkapnya. Kalau suka dengan kisahnya, kamu bisa membagikannya pada teman-temanmu. Buat yang butuh cerita lainnya, langsung saja kepoin kanal Ruang Pena. Ada dongeng tentang Merpati dan Semut, Kelinci dan Kura-Kura, Bunga Melati yang Baik Hati, dan masih banyak lagi. Selamat membaca! PenulisRinta NarizaRinta Nariza, lulusan Universitas Kristen Satya Wacana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, tapi kurang berbakat menjadi seorang guru. Baginya, menulis bukan sekadar hobi tapi upaya untuk melawan lupa. Penikmat film horor dan drama Asia, serta suka mengaitkan sifat orang dengan zodiaknya. EditorKhonita FitriSeorang penulis dan editor lulusan Universitas Diponegoro jurusan Bahasa Inggris. Passion terbesarnya adalah mempelajari berbagai bahasa asing. Selain bahasa, ambivert yang memiliki prinsip hidup "When there is a will, there's a way" untuk menikmati "hidangan" yang disuguhkan kehidupan ini juga menyukai musik instrumental, buku, genre thriller, dan misteri.